Oleh: Dadang Rachmat (Sekjen AMKI)
JAKARTA || Bedanews.com – Sehat atau tidaknya dunia jurnalistik di Indonesia tidak hanya ditentukan oleh independensi wartawan, tetapi juga sangat bergantung pada keberlangsungan hidup perusahaan pers. Sebagai institusi yang menaungi wartawan dan menjadi motor penggerak produksi informasi, perusahaan pers memegang peran penting dalam memastikan ekosistem jurnalistik berjalan profesional, etis, dan berorientasi pada kepentingan publik.
Di tengah derasnya arus digitalisasi media dan kompetisi yang kian ketat, perusahaan pers menghadapi tantangan besar. Mulai dari disrupsi bisnis akibat dominasi platform digital global, melemahnya pendapatan iklan, hingga tekanan politik dan ekonomi. Situasi ini kerap membuat media terjebak pada praktik-praktik yang justru mengikis nilai-nilai jurnalisme sehat, seperti mengejar sensasi, berita clickbait, atau bahkan menjadi corong kepentingan tertentu.












