KAB. BANDUNG — Merasa kelimpungan untuk membeli Laptop, orang tua siswa terpaksa pinjam uang ke Bank Emok, yang menurutnya itu merupakan sebuah solusi mudah untuk membeli sarana tersebut.
Padahal sebelumnya, dikatakan beberapa anggota DPRD Kabupaten Bandung, kalau imbauan guru untuk membeli laptop itu tidak bersifat wajib. Maka dianjurkan untuk mencari altetnatif sebagai solusi pemenuhan hal tersebut.
Kenyatannya, dari hasil survey dilapangan, pembelian laptop bekas di online mengalami peningkatan. Konsumennya adalah orang tua siswa agar anaknya bisa belajar maksimal sesuai imbauan guru.
Ketika ditanyakan kepada orang tua siswa yang meminta namanya tidak disebutkan, dia mengatakan, untuk belajar memang anaknya dibuat kelompok, untuk 5 sampai 7 orang siswa satu laptop. Namun hal itu menurutnya menjadikan pembelajaran yang diterima anaknya tidak maksimal.













