• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Rabu, April 29, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home » Herry Dermawan : Tak ada Perhatian Pemda Peternakan Ayam Rakyat Merugi dari Sebelum Pandemi

Herry Dermawan : Tak ada Perhatian Pemda Peternakan Ayam Rakyat Merugi dari Sebelum Pandemi

herz by herz
19 November 2020
in Tak Berkategori
0
Ketua Gabungan Organisasi Peternak Ayam Nasional Ir. Herry Dermawan (Poto: Istimewa) : Peternakan Ayam Rakyat Merugi dari Sebelum Pandemi

Ketua Gabungan Organisasi Peternak Ayam Nasional Ir. Herry Dermawan (Poto: Istimewa) : Peternakan Ayam Rakyat Merugi dari Sebelum Pandemi

0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, BEDAnews.com – Terhitung sejak dua tahun lalu nasib peternakan ayam broiler milik rakyat di Jawa Barat sudah  mengalami kerugian, terlebih ditambah dengan masa pandemi saat ini yang makin menambah jatuhnya usaha mereka, ternyata belum juga mendapat perhatian dari pemerintah daerah.

Hal ini dikatakan Ketua Gabungan Organisasi Peternak Ayam Nasional (GOPAN) di Indonesia Ir. Herry Dermawan kepada BEDAnews.com di Bandung,  Kamis (19/11/2020).

Herry yang anggota DPRD Jawa Barat dari Kabupaten Ciamis, Banjar, Kuningan dan Pangandaran ini menyebutkan, Peternakan ayam Jabar yang mensuplai 45 persen populasi unggas nasional, saat ini meski harga ayam tinggi, tetapi peternak tidak menikmati keuntungan.

“Meski sekarang ini, harga ayam tinggi, tetapi peternak tidak menikmati keuntungan karena harga bibit ayam juga naik dari 2500 dalam tempo 30 hari naik menjadi 6500, sehingga modal peternak sekarang menjadi tinggi.  Dan omset permintaan ayam turun sampai 50 persen, yang tadinya kebutuhan itu 60 sampai 75 juta per minggu, sekarang hanya 35 sampai 40 jutaan perminggu.” Ujarnya.

BeritaTerkait

Senyum Bahagia Ibu Modesta Akarepia, Dapat Layanan Kesehatan dari Satgas TMMD Kodim 1710/Mimika

29 April 2026

Gotong-Royong, Kunci Keberhasilan Pembangunan Jembatan Perintis Garuda

29 April 2026
Page 1 of 3
123Next
Previous Post

Sektor Pertanian Andal Di Masa Pandemi Lemah Diperhatian Pemerintah

Next Post

APHA Indonesia Desak Baleg DPR Serius Bahas RUU Adat

Related Posts

TNI-POLRI

Senyum Bahagia Ibu Modesta Akarepia, Dapat Layanan Kesehatan dari Satgas TMMD Kodim 1710/Mimika

29 April 2026
TNI-POLRI

Gotong-Royong, Kunci Keberhasilan Pembangunan Jembatan Perintis Garuda

29 April 2026
Edukasi

Tuntas! Pansus 3 DPRD Kabupaten Bandung Rampungkan Perda Keolahragaan

29 April 2026
Ragam

Melawan “Senyapnya Narasi”: Jiwa Kirana dan Kebangkitan Tradisi Magelang di Panggung Digital Dunia

29 April 2026
TNI-POLRI

KOPASKA TNI AL PASTIKAN KEAMANAN OBJEK VITAL NASIONAL, DENGAN LATIHAN ANTI PEMBAJAKAN PESAWAT

29 April 2026
Ragam

Kemendagri Perkuat Peran Daerah dalam Program Makan Bergizi Gratis

29 April 2026
Next Post
Ilustrasi - Kampung Baduy

APHA Indonesia Desak Baleg DPR Serius Bahas RUU Adat

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com © 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com © 2021