• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Minggu, Mei 3, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home » Buruh Proyek UIN Bandung Nyaris Tewas Tertimpa Bucket

Buruh Proyek UIN Bandung Nyaris Tewas Tertimpa Bucket

Asep Budi by Asep Budi
26 November 2012
in Tak Berkategori
0
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Bandung, BEDAnews

Diduga akibat kancing bucket (tempat adukan) lepas dari crane, dua buruh bangunan proyek pembangunan kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati nyaris tewas terjatuh dari lantai dua, Sabtu (24/12) siang.

Korban Wandi (25) dan Rudin (25) warga Kampung Garung Wioro, Kandang Serang Pekalongan tersebut, kini terpaksa harus mendapatkan perawatan intensif di RS Al- Islam Bandung.

Menurut keterangan saksi mata, Susilo, operator mesin crane, sekitar pukul 11 Wandi berniat mengecor lantai dua. Korban berdiri di bucket dan diangkat untuk mengecor lantai dua.

BeritaTerkait

Lanud Sjamsudin Noor Hadir di Tengah Jamaah, Mengawal Keberangkatan Haji dengan Sepenuh Hati

3 Mei 2026

SMPN 1 Gandusari Bersama Satgas TMMD, Tanam Alpukat dan Sukun

3 Mei 2026

Setelah bucket dipasangkan, Susilo mengaku langsung menyalakan mesin crane kemudian mengangkat bucket yang penuh adukan dan korban. Ketika posisi bucket sudah ada di lokasi pengecoran, tiba tiba baja panjang yang mengangkat adukan melengkung nyaris patah, kemudian tempat adukan lepas. Sementara Rudin yang ada di bawah terbentur bucket yang berisi adukan. “Kejadiannya sangat cepat, saya sendiri tidak tahu kalau korban jatuh,“ kata Susilo kepada wartawan.

Pekerja lain yang mengetahui kejadian tersebut segera melakukan pertolongan. Wandi, mengalami cedera cukup parah di kepala, telinga dan gigi rontok hingga kondisinya cukup kritis sementara Rudin yang tidak lain merupakan paman korban menderita patah kaki. Menurut Susilo, kedua korban sudah hampir dua bulan bekerja di proyek kampus UIN yang dibangun PT PP.

Sejumlah polisi dari Polsek Panyileukan sudah melakukan penyelidikan di lapangan. Sedangkan akibat kejadian itu, PT Pembangunan Perumahan (PP) yang mengerjakan proyek tersebut untuk sementara menghentikan seluruh kegiatan pembangunan.

Hingga berita ini diturunkan Humas PT pembangunan Perumahan (PP) Yudi, menolak menjelaskan kasus tersebut. “Bapak sedang tidak ada di tempat,” ujar seorang satpam UIN. (Lanie/har)

Previous Post

Testimoni Istri Seorang Peserta Jamsostek

Next Post

Renumerasi Dan TPP, Tidak Meningkatkan Kinerja PNS Pemprov

Related Posts

TNI-POLRI

Lanud Sjamsudin Noor Hadir di Tengah Jamaah, Mengawal Keberangkatan Haji dengan Sepenuh Hati

3 Mei 2026
TNI-POLRI

SMPN 1 Gandusari Bersama Satgas TMMD, Tanam Alpukat dan Sukun

3 Mei 2026
TNI-POLRI

Bersih-Bersih Mushala, Upaya Satgas TMMD Tingkatkan Kebersihan dan Kenyamanan Tempat Ibadah

3 Mei 2026
TNI-POLRI

Apel Pagi, dari Evaluasi Pekerjaan hingga Pastikan Kesehatan Personel

3 Mei 2026
TNI-POLRI

Kapolres Apresiasi Buruh dan Masyarakat, May Day di Demak Berjalan Lancar

3 Mei 2026
News

Menteri Lingkungan Hidup, Meminta Siapkan Regulasi untuk Koperasi Tambang Rakyat

3 Mei 2026
Next Post

Renumerasi Dan TPP, Tidak Meningkatkan Kinerja PNS Pemprov

Please login to join discussion

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com © 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com © 2021