Material yang berhasil diamankan bukan sekadar bijih timah biasa, melainkan material mentah yang masih mengandung Mineral Ikutan atau Logam Tanah Jarang seperti Monazite, Zircon, Elminite dan Rutile. Komoditas ini memiliki nilai strategis ekonomis yang sangat tinggi di pasar internasional karena merupakan bahan baku teknologi tinggi.
Saat ini, seluruh barang bukti telah diamankan oleh pihak TNI AL untuk proses penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap jaringan di balik penyelundupan tersebut. Diperkirakan, keberhasilan penangkapan ini menyelamatkan potensi kerugian negara yang sangat besar.
Langkah tegas ini sejalan dengan perintah harian Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal), Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali bahwasanya TNI AL tidak akan memberiukan ruang sekecil apapun bagi para penyelundup dan ini merupakan komitmen TNI AL bahwa, setiap jengkal perairan Indonesia harus aman dari segala bentuk penjarahan yang merugikan rakyat dan negara dan menegakkan hukum di wilayah kedaulatan NKRI. (Red).












