• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Sabtu, November 7, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home ยป 57 TKI Asal Cianjur Terjebak Konflik Suriah

57 TKI Asal Cianjur Terjebak Konflik Suriah

Asep Budi by Asep Budi
17 Juni 2012
in Tak Berkategori
0
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Cianjur, BEDAnews

Pemerintah Kabupaten Cianjur belum menerima laporan adanya tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Kabupaten Cianjur yang menjadi korban, menyusul terjadinya konflik di Suriah saat ini. Meskipun demikian, Pemkab Cianjur terus menjalin komunikasi dengan pemerintah pusat untuk memastikan hal tersebut.

Kepala Seksi Bina Lembaga Usaha Ketenagakerjaan Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Cianjur, Ahmad Ubaidillah menjelaskan, sedikitnya terdapat hampir 57 orang TKI asal Kabupaten Cianjur tercatat minta direkomendasikan bekerja di Suriah pada tahun 2011 lalu melalui sistem online.

Jika mengacu pada kontrak kerja yang diperbaharui setiap dua tahun sekali, menurut Ubaidillah, ada kemungkinan seluruh TKI asal Cianjur masih berada di salah satu negara Jazirah Arab ini.

BeritaTerkait

Koops TNI Habema Amankan Tujuh Senjata dalam Operasi Gabungan di Yahukimo

7 November 2026

Tim Wasev TMMD Ke-130 Tinjau Pembangunan MCK, Pastikan Fasilitas Sanitasi Warga Yamboi Berkualitas

7 November 2026

“Kami belum mendapatkan informasi adanya TKI asal Cianjur yang menjadi korban di Suriah. Dari catatan rekomendasi yang dikeluarkan dinas, terdapat hampir 57 orang TKI yang diperkirakan ada di Suriah,” terang Ubaidillah kepada wartawan.

Menurut dia, jumlah data base TKI itu bisa dikatakan relatif. Artinya, tidak menutup kemungkinan jumlah TKI asal Cianjur yang bekerja di Suriah tidak akan sama dengan data pada dinas.

“Sebetulnya, per Juli 2011 pasca diberlakukan moratorium oleh pemerintah, kami (dinas) tidak pernah mengeluarkan lagi rekomendasi. Tapi tak menutup kemungkinan ada TKI illegal yang memaksakan berangkat,” jelasnya.

Dia mengaku, secepat mungkin akan mencoba berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri termasuk BNP2TKI (Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan TKI) untuk memastikan kondisi TKI asal Cianjur yang bekerja di Suriah.

“Yang lebih tahu data warga negara Indonesia di luar negeri adalah Kementerian Luar Negeri. Makanya nanti kita terlebih dahulu koordinasi dengan mereka (Kementerian Luar Negeri dan BNP2TKI),” tegasnya.

Berdasarkan data rekomendasi pada Dinsosnakertrans Kabupaten Cianjur, jumlah TKI asal Kabupaten Cianjur yang bekerja di negara-negara Jazirah Arab sepanjang tahun 2012 hingga bulan Mei tercatat sebanyak hampir 2.376 orang. Namun demikian, dia tak memungkiri, kenyataan di lapangan jumlahnya akan lebih banyak mengingat tak sedikit pula TKI yang berangkat tanpa melalui rekomendasi pemerintah.

“Kami yakin, banyak TKI ilegal asal Cianjur yang bekerja di luar negeri meskipun secara formal pemerintah sendiri sudah menetapkan moratorium,” tuturnya.

Minimnya anggaran, katanya, membuat pihaknya tidak bisa memantau langsung kondisi TKI yang sedang bekerja di luar negeri. Dia pun berkeinginan mengusulkan adanya anggaran tersebut agar bisa dialokasikan dari APBD.

“Maksudnya begini. Anggaran ini nanti digunakan perwakilan dinas sebagai perjalanan ke luar negeri atau ke tempat dimana TKI asal Cianjur berada. Arab Saudi, misalnya. Berdasarkan data base, kita coba menengok keberadaan mereka ketika bekerja pada majikan-majikannya,” tukas Ubadillah. (M. Fachry)

Previous Post

Tarif Sewa Rusunawa Cigugur Naik

Next Post

Karya Bhakti TNI 2012 Kota Bandung Resmi Ditutup

Related Posts

TNI-POLRI

Koops TNI Habema Amankan Tujuh Senjata dalam Operasi Gabungan di Yahukimo

7 November 2026
TNI-POLRI

Tim Wasev TMMD Ke-130 Tinjau Pembangunan MCK, Pastikan Fasilitas Sanitasi Warga Yamboi Berkualitas

7 November 2026
TNI-POLRI

Danpaspampres Mayjen TNI Edwin Adrian Sumantha: Mengawal Presiden Sebagai Kepala Negara, Tanggung Jawab Besar

7 November 2026
TNI-POLRI

Tim Wasev TMMD Ke-130 Terjang Medan Terjal, Pastikan Sumber Air Bersih Warga Yamboi

7 November 2026
TNI-POLRI

Perkuat Toleransi, Kapolres Demak Bangun Sinergi dengan Jemaat GKJ

7 November 2026
Ragam

Optimalkan Pemanfaatan Tanah, Plh. Dirjen PPTR: Manfaat Nyata untuk Masyarakat

7 November 2026
Next Post

Karya Bhakti TNI 2012 Kota Bandung Resmi Ditutup

Please login to join discussion

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com ยฉ 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com ยฉ 2021