Pertama, bertaubat dan membersihkan diri. Layaknya kita akan kedatangan tamu agung nan terhormat, maka hendaknya kita berbenah dan menjaga kebersihan. Begitu pun saat akan kedatangan bulan Ramadhan yang mulia. Sepantasnya kita membersihkan diri, lahir dan batin. Termasuk membersihkan diri dari berbagai dosa dan segala yang mengotori hati.
As-Sayyid Muhammad bin Alawi Al-Maliki dalam kitab Ma Dza fi Sya’ban, halaman 57, menyebutkan salah satu bentuk taubat dan membersihkan diri adalah membaca istighfar, terutama pada malam Nisfu Sya’ban, malam istimewa bagi para pencari rahmat dan ampunan. Menurutnya, istigfar tak hanya sekadar membersihkan diri, tetapi juga menjadi penarik rezeki dan penghapus kesulitan. Hal itu seperti yang diungkap Rasulullah saw:












