Ayat ini memberi pesan kepada kita bahwa segala kebenaran dalam sikap dan tutur kata akan lebih dekat kepada ketakwaan. Ketakwaan menjadi dasar kebenaran dalam berucap dan bertutur kata. Ucapan dan tutur kata yang benar akan menjadi salah satu sebab kebaikan tindakan. Dengan keyakinan bahwa tindakan yang baik akan menjadi sebab diampuninya sebuah kesalahan dan dosa-dosa kita.
Oleh karena itu marilah kita mulai bertindak secara bijak tindakan yang mengepankan etika yang baik dalam bermedia sosial dengan tidak memperkeruh suasana semisal melalui komentar-komentar yang kita tidak tahu duduk permasalahannya.
Kegaduhan yang ada di media sosial di akibatkan salah satunya adalah karena orang yang tidak tahu ikut berkomentar karena merasa tahu. Terlebih terkait masalah agama dan politik, banyak orang yang tiba-tiba anti kritik dan merasa pilihannya paling benar. Sehingga tak jarang masyarakat saling menghina, mengompol dan gonta-ganti di dunia maya untuk mempertaruhkan sementara dan mengorbankan ukhuwah yang harusnya dipertahankan sepanjang masa. Sulit untuk menghindari fenomena yang terjadi hari ini. wallahu a’lam. Semoga Allah SWT., mengapuninya.













