Namun, Astutik mengingatkan bahwa, tidak semua bentuk kaki bayi yang tampak berputar merupakan CTEV. Untuk memastikan kondisi tersebut, diperlukan pemeriksaan oleh tenaga kesehatan.
Menurut dia, CTEV dapat dideteksi sejak masa kehamilan melalui pemeriksaan ultrasonografi (USG). Tanda kelainan posisi kaki dapat mulai terlihat sekitar usia kehamilan 13 minggu dan hasil pemeriksaan semakin akurat setelah usia kehamilan 24 minggu.
Pemeriksaan juga perlu dilakukan setelah bayi lahir melalui skrining kesehatan.
“Orang tua tidak perlu panik apabila menemukan indikasi kaki bermasalah. Yang penting segera berkonsultasi dan memastikan kondisi anak melalui pemeriksaan tenaga kesehatan,” ujar Astutik.
Astutik mengatakan penyebab CTEV belum sepenuhnya diketahui. Sejumlah faktor yang dapat berpengaruh antara lain posisi janin, keterbatasan ruang gerak di dalam rahim dan gangguan neuromuskular.













