Kawan-kawan dekatnya yang menjadi pelanggannya, yang tadinya hanya di kalangan terbatas, karena menyukai desain dan modelnya, lama kelamaan kian meluas. Apalagi dengan berbagai organisasi yang diikutinya, seperti Vice Presiden Lions Club Tohaga Bandung, Bendahara Umum IPEMI (Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia) Kota Bandung, dan anggota APPMI (Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia), membuat karya-karyanya kian memberi warna antara jiwa dan karya yang amat kontras.
Ya, Yemi yang dulu dan yang sekarang memang berbeda. Dulu langkahnya tegap gagah perkasa. Seperti hari ini pada suatu senja, ia mengenakan busana muslimah dari kain ceruty bercorak abstrak dengan hijab panjang menjuntai sampai lututnya.
Penampilannya begitu lembut dan feminin, berbicara penuh canda yang jadi ciri khasnya. Walau aktif di berbagai organisasi yang diikutinya, tetap berusaha menjadi ibu rumah tangga yang sempurna dari ketiga puteranya, isteri yang baik dari suami yang seorang pengusaha, juga sukses menjadi seorang designer muda yang karyanya bisa mendunia. Yang membawa harum Indonesia.













