Seperti di Jelekong, kawasan Baleendah. Banyak sekali terdapat anak putus sekolah. Menurut wanita kelahiran tahun 1968 ini, putus sekolah bukan berarti putus pula kehidupan dan harapan jadi musnah. Dengan jabatan Presiden Lions Club Bandung Raya saat itu, pikiran cerdasnya kian terasah mencari solusi tiap masalah.
“Saya melihat banyak pabrik yang membuang kain perca menjadi sampah. Kenapa itu tidak kita olah. Kain-kain perca itu kita buat sebagai bahan kerajinan yang dilakukan anak-anak putus sekolah menjadi lap, alas makanan, dan kesed yang indah. Mereka kita beri pelatihan membuatnya dan dan buah karya mereka itu bisa dibeli dengan murah. Bahkan kita bantu pasarkan juga ke supermarket dan mal-mal mewah,” jelas Yani dengan mata berbinar.












