Memang, menjadi aktivis beberapa organisasi, sementara bekerja sesuai profesi yang ditekuni, meninggalkan anak dan suami, itu memerlukan suatu strategi. Di dalamnya melibatkan hati dan kreasi sehingga melahirkan suatu kolaborasi yang bisa menjadi inspirasi dan terkadang melibatkan emosi. Banyak kasus terjadi, aktifnya isteri di berbagai organisasi, tanpa didukung suami, rumah tangganya hancur gegara kebablasan memaknai emansipasi.
Tidak demikian halnya dengan Yani. Ia lahir sebagai puteri dari seorang prajurit TNI. Suaranya lembut, tertata penuh etika yang mencerminkan kuatnya prinsip jati diri. Rupanya sejak remaja dara Bandung itu rajin mengikuti berbagai ajang pemilihan putri, yang mengantarkannya bekerja di dunia perbankan tanpa melalui seleksi.












