Ia mengutip perkataan Ki Hajar Dewantara, tokoh pendidikan Indonesia yang menilai, pendidikan merupakan alat untuk memajukan kesempurnaan hidup. Pendidikan juga dapat mengangkat derajat negara dan rakyatnya agar dapat bekerja sama dengan bangsa lain untuk kemuliaan segenap manusia di seluruh penjuru dunia.
“Hal tersebut berarti pendidikan identik dengan meningkatkan kecerdasan intelektual, emosional, dan sosial, serta melestarikan nilai-nilai budaya dan keluhuran budi sebagai basis pergaulan dengan bangsa lain,” imbuhnya.
Yana menyadari, mewujudkan pendidikan yang berkualitas bukan sekadar tugas pemerintah. Ada pulang tanggung jawab dunia usaha dan masyarakat sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.













