“Sebetulnya meskipun tugas Prokopim ini salah satunya menginformasikan kegiatan pimpinan, tetapi kalau bisa partisipasi publik itu yang bisa mempublikasikan,” katanya.
Ia mencontohkan, berbagai pontensi yang ada di Kota Bandung bisa dipublikasikan dengan maksimal. Seperti tempat wisata hingga hal lainnya yang identik di Kota Bandung.
“Eksplor contohnya di kawasan Braga. Jadi bukan kita saja, tapi followers yang baiknya mengekspor itu. Karena Kota Bandung itu indah,” ujarnya.
Tak hanya itu, soal infrastruktur juga perlu publikasi lebih baik.
“Contoh lagi ada beberapa penataan bantaran sungai, kalau bisa itu di ‘up’ oleh masyarakat. Tadinya kumuh, jadi ruang publik bagi masyarkat,” ujarnya. (Cut Salsa)











