Bupati Malang, M. Sanusi mengaku siap untuk menggelontorkan anggaran penelitian pengembangan gula nasional melalui APBD daerah.
Dia mengatakan bahwa, komoditas gula harus menjadi perhatian bersama agar ke depan pangan Indonesia mampu berdiri di atas kaki sendiri.
“Kalau ada yg bisa bikin bibit atau penelitian nanti kita dukung melalui APBD. Nanti dengan Kadis Pertanian kita dukung bersama. Alokasi APBD untuk kita dukung tingkatkan produksi tebu mencapai Rp 10 Miliar. Jadi apapun untuk peningkatan petani, kita harus dukung bersama,” jelasnya.
Hadir dalam kegiatan ini, Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan NFA, I Gusti Ketut Astawa, Staf Ahli Menko Pangan Sugeng Santoso, Direktur SPHP NFA, Maino Dwi Hartono, Direktur Pengawasan Standar Keamanan dan Mutu Pangan NFA, Hermawan, Direktur Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Supomo, Ketua Umum Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI), Soemitro Samadikoen, Dirut PG Rajawali 1, Daniyanto, Ketua Umum Pusat Koperasi Primer Tebu Rakyat (PKPTR) Malang, KH Hamim Kholili, Dandim, Polres, serta GM PG Krebet Baru, Muhammad Anis beserta jajaran. (Red).













