“Presiden memerintahkan agar kemiskinan ekstrem yang saat ini berjumlah sekitar 3,17 juta jiwa dapat diselesaikan pada 2026,” ujar Agus Jabo.
Kementerian Sosial, lanjutnya, telah menjalin kerja sama dengan sembilan perguruan tinggi, termasuk UIN Bandung, dalam program pemberdayaan desa.
Mahasiswa diharapkan berperan aktif dalam mendampingi masyarakat agar lebih produktif dan tidak bergantung pada bantuan sosial.
Dalam kesempatan tersebut, Wamensos juga menyoroti pentingnya memperkuat generasi muda sejak dini melalui program-program intervensi pemerintah seperti makan bergizi gratis dan pendirian sekolah rakyat berasrama untuk anak-anak dari keluarga miskin.
“Mereka nantinya menjadi anak-anak yang pintar, anak-anak yang menjadi leader, menjadi agen-agen perubahan. Tidak hanya bisa mensejahterakan keluarganya, tapi juga mensejahterakan masyarakat,” katanya.













