“Kesiapsiagaan bukan hanya soal alat dan anggaran, yang paling penting adalah koordinasi, kesadaran warga, dan data yang valid dari Laci (Layanan Catatan Informasi) RW,” ungkapnya.
Ia juga melaporkan adanya data sosial seperti anak putus sekolah, rumah tidak layak huni, serta rumah warga yang belum memiliki septic tank.
Melalui program Prakarsa, warga Cikutra pun mengusulkan sejumlah kebutuhan prioritas seperti perbaikan saluran air, pengadaan bioseptic tank untuk penanganan ODF, pengembangan Buruan Sae, dan perbaikan jalan.
Siskamling Siaga Bencana hari ini merupakan titik ketujuh. Rencananya, Pemkot Bandung akan menggelar kegiatan ini di 151 kelurahan guna memetakan potensi masalah dan menyelesaikannya satu per satu.**












