Dalam upaya membangun masyarakat yang jujur sebagai landasan terbentuknya bangsa dan negara yang memiliki budaya kejujuran, terbentuknya pribadi-pribadi jujur sejak dari dalam keluarga. Perbaikan akhlak bangsa haruslah dimulai dari penguatan keimanan dan membudayakan kejujuran. Ada beberapa alasan, dinataranya:
Pertama: Krisis kejujuran akan berdampak luas di tengah masyarakat. Krisis kejujuran menyuburkan praktik korupsi yang merusak sendi-sendi kehidupan bangsa dan negara. Karena kelihaian membuat lingkaran kecil, sebagian perbuatan korupsi, kolusi dan suap tidak menyentuh hukum. Akan tetapi orang beriman yakin bahwa di akhirat, di Yaumul Mahsyar, semua gambaran dan kepalsuan akan terungkap di hadapan Mahkamah Allah dan disaksikan oleh sekalian umat manusia.













