SUKABUMI || Bedanews.com – Prevalensi Stunting Kabupaten Sukabumi tahun 2024 menunjukkan angka 20,5 % angka ini masih tinggi dibandingkan dengan target 14% sehingga diperlukan upaya yang lebih dari sebelumnya, rakor TPPS merupakan momen penting untuk mengevaluasi capaian, mengidentifikasi hambatan, dan merumuskan strategi lebih lanjut, guna mengakselerasi penurunan angka stunting di Kabupaten Sukabumi.
Demikian disampaikan Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas saat membuka rapat koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Sukabumi 2025 di Hotel Augusta Cikukulu-Ciantayan, Selasa (29/7/2025).
Menurutnya, kita bersyukur seluruh Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) memiliki komitmen yang kuat untuk terus berupaya meningkatkan kualitas hidup anak-anak di Kabupaten Sukabumi, ungkapnya.












