Begitulah, ada 3 aturan utama di rumah. Berprestasi mendapat hadiah. Pukul 18.00 sudah di rumah. Tidak boleh merokok, boleh merokok asal sudah bisa sendiri mengais pundi rupiah. Dan itu yang terpatri di hati Pipit kemana pun melangkah. Naluri merokoknya yang bergejolak membuat Pipit sejak usia remaja sudah punya penghasilan yang diperoleh tanpa membuat orangtua susah. Maka pada semester pertama studinya memutuskan bekerja di perusahaan kontraktor sambil kuliah.

Begitu lulus dari Fakultas ilmu Sosial Politik dan administrasi perkantoran suatu Akademi Sekertaris, tak sulit bagi penyuka traveling ini mendapat pekerjaan dan berbisnis. Soemita ayahandanya, yang memiliki yayasan pendidikan, langsung menempatkan Vivi di posisi penting dan strategis. Jabatan Pembantu Direktur II Akademi Akutansi Bandung (A2B) ia duduki selama 13 tahun sejak awal dirintis.













