Menurutnya, program tersebut diharapkan dapat memperluas wawasan, mengembangkan pola pikir, serta memberikan perspektif baru bagi para Lurah dalam mengelola wilayah dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Ini apresiasinya ya, 10 kelurahan tadi finalis, Pemprov DKI akan memberikan kesempatan belajar ke luar negeri. Supaya cara pandang, berpikir mengalami perubahan,” ujar Pramono.
Sementara itu, Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Munjirin, mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas prestasi yang diraih Kelurahan Utan Kayu Selatan. Ia juga memberikan apresiasi kepada Kelurahan Malaka Sari, Kecamatan Duren Sawit, yang berhasil masuk dalam 10 besar finalis BSA 2026.
“Atas nama Wali Kota Administrasi Jakarta Timur dan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur, saya mengucapkan rasa syukur dan bangga atas capaian yang berhasil diraih oleh Ibu Lurah Utan Kayu Selatan, Ibu Ria, beserta jajaran dan seluruh warganya. Ini merupakan bentuk nyata kontribusi Jakarta Timur dalam mewujudkan kota yang bersih, nyaman, indah dan sejahtera,” ungkapnya.













