Dalam konteks TNI-Polri, Uskup Antonius mengaitkan pesan Injil dengan nilai-nilai profesionalisme dan pengabdian. Ia menyinggung konsep PRIMA di TNI serta PRESISI di Polri sebagai bentuk komitmen untuk melayani dengan profesional, responsif dan berintegritas.
Namun demikian, ia mengingatkan bahwa, kekuatan sejati tidak hanya terletak pada kemampuan fisik, teknologi, atau strategi, tetapi juga pada ketahanan rohani.
“Banyak orang berhasil secara jabatan dan materi, tetapi tetap menderita karena kekurangan asupan rohani. Tanpa kekuatan batin, manusia mudah goyah,” tegasnya.
Ia juga mengajak umat untuk tidak terjebak pada sekadar aktivitas religius yang bersifat formal atau bahkan hiburan semata, melainkan sungguh menghayati Ekaristi sebagai perjumpaan dengan Tuhan dan sumber kekuatan hidup.













