Saat ini, banyak kaum remaja, bahkan sebagian orangtua, yang sudah tidak memahami bahasa Sunda karena sehari-hari mereka berkomunikasi dengan bahasa Indonesia. Alasannya, bahasa ibu dianggap sebagai bahasa yang rumit untuk dipelajari karena memiliki kosa kata yang cukup banyak dengan berbagai tingkatan makna, yakni bahasa halus, sedang (halus untuk sendiri), dan bahasa kasar (loma). Akibatnya, generasi zaman now banyak yang khawatir salah mengucapkan sehingga mereka lebih memilih menggunaan basa Indonesia dari pada bahasa ibu.( Al-Fatih)













