Terlebih lagi jika kita amati, pendidikan Indonesia tidak memiliki arah tujuan yang jelas dalam mencetak output pendidikan. Sebagai negara demokrasi yang mengekor negara Barat, maka kebijakan pun akan mengikuti arahan pendidikan Barat terutama AS sebagai negara kampiun pengusung sistem demokrasi sekuler.
Selama sistem pendidikan mengikuti pola Barat yang sekuler, dapat dipastikan kebijakan apapun tidak akan mampu mengatasi permasalahan pendidikan tanah air. Sebab asas pendidikannya memisahkan nilai-nilai agama dari kehidupan. Pola pendidikan Barat tidak sesuai dengan fitrah manusia sebagai hamba Allah yang wajib taat terhadap aturanNya. Dasar pendidikan barat hanyalah bertumpu pada materi semata, sehingga tujuan pendidikan pun hanya menuju kesuksesan dunia. Tak heran jika program-program yang menjadi turunannya jauh dari nilai-nilai ruhiyah.













