Perubahan kebijakan pendidikan di Indonesia sering dilakukan. Penghapusan UN kali ini merupakan program terbaru dari Kemendikbud. Banyak kebijakan yang telah dikeluarkan untuk menghapus program sebelumnya. Mulai dari perubahan kurikulum, standar kelulusan, zona sekolah dalam penerimaan siswa baru, PJJ (Pendidikan Jarak Jauh) dan saat ini UN diganti dengan Asesmen Nasional.
Masalah seperti ini bukan hal yang asing. Sebagai penganut negara demokrasi maka pemimpin akan mengalami perubahan setiap periode tertentu. Manakala terjadi pergantian pejabat akan berpengaruh pula pada perubahan aturan dan gonta-ganti kebijakan. Inilah salah satu masalah pendidikan yang ada saat ini.
Akibat dari perubahan kebijakan ini membuat para pelaku pendidikan ibarat kelinci percobaan. Baik pengajar maupun pelajar harus beradaptasi dengan kebijakan baru dengan beragam konsekuensinya. Tentunya hal ini harus tetap dilakukan untuk mengukur sejauh mana efektivitas keberhasilan dari program tersebut.













