Berbeda halnya dengan sistem Islam. Pendidikan dalam Islam dibangun di atas landasan akidah Islam. Sehingga kurikulum yang dibuat harus sejalan dengan ruh Islam. Harus mengikuti arahan syara yakni aturan Allah Swt. dan rasul-Nya, sehingga terwujud syakhsiyah islamiyyah (kepribadian Islam) pada diri siswa dan siswinya.
Dalam Islam seorang pemimpin bertanggungjawab untuk terlaksananya proses pendidikan. Sebab hal ini merupakan hak dasar seluruh rakyat. Sarana dan prasarana penunjang wajib dipersiapkan oleh kepala negara agar proses KBM (kegiatan belajar mengajar) berjalan maksimal.
Dengan demikian, output pembelajaran dalam Islam akan mampu mewujudkan generasi cemerlang dalam peradaban gemilang. Bahkan mampu melahirkan sosok-sosok mujtahid sekaliber Imam Malik, Imam Hanafi, Hambali, asy-Syafi’i. Juga ilmuwan muslim seperti al-Kindi, al-Farabi, al-Jabar, Ibn Khaldun dan masih banyak lagi ulama ulama besar yang lahir di era peradaban Islam.













