• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Sabtu, November 7, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home » UN-ESCAP Siapkan Pilot Project Pengolahan Air Sungai Cikapundung

UN-ESCAP Siapkan Pilot Project Pengolahan Air Sungai Cikapundung

Asep Budi by Asep Budi
9 Mei 2012
in Tak Berkategori
0
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Bandung, BEDAnews

Permasalahan air bersih di kawasan perkotaan sangat berkaitan dengan kesehatan lingkungan, pengelolaan sampah yang setiap hari diproduksi oleh masyarakat dan pembuangan air limbah yang langsung dialirkan pada saluran/sungai. Hal itulah yang menjadi penyebab pandangkalan saluran/sungai, tersumbatnya saluran/sungai hingga saat musim penghujan, selalu terjadi banjir dan menimbulkan penyakit.

Dalam rangka Penyelamatan Lingkungan tersebut, Pemerintah Kota Bandung diwakili oleh PDAM tirtawening dan ITB serta UNPAS, melakukan penjajakan kerjasama dengan UN-ESCAP (United Nation Economic And Social Commission For Asia And The Pasific) untuk membuat pilot project pengolahan air, yang akan dibangun di Kecamatan Bandung Kidul dan Kecamatan Coblong.

“Kita sedang dalam proses penjajakan,” ujar Wakil Walikota Bandung, Ayi Vivananda sesaat setelah melakukan pertemuan dengan UN_ESCAP di ruang tengah balaikota bandung, Jl. Wastukancana, Rabu (9/5).

BeritaTerkait

Perkuat Toleransi, Kapolres Demak Bangun Sinergi dengan Jemaat GKJ

7 November 2026

Optimalkan Pemanfaatan Tanah, Plh. Dirjen PPTR: Manfaat Nyata untuk Masyarakat

7 November 2026

Hari ini lanjut Ayi, tim dari UN_ESCAP akan meninjau dan menentukan dua lokasi yang dipilih yaitu daerah Mengger untuk membuat instalasi yang dapat menampung dan mengolah air hujan untuk memenuhi kebutuhan air minum, serta di daerah Tanggulan, Kelurahan Dago untuk penerapan teknologi pegolahan air bersih IPAL di dalam sungai yang dapat mengolah air yang mengalir di sungai Cikapundung agar lebih bersih.

Dalam kesempatan tersebut, Environment Dan Development Division UN_ESCAP, Eunyoung Lee menilai, melalui kekuatan politik dan komitmen Pemerintah Kota Bandung merupakan kunci keberhasilan proyek ini.

“Kami berkomitmen untuk membangun sistem air hujan yang terintegrasi dan sistem air limbah dalam konteks sungai restorasi, di tahun 2012-2013 dengan anggaran sebesar USD180.000. Komitmen potitical yang kuat dan kepemimpinan pemerintah, merupakan kunci,” papar Eunyoung Lee. (Bd)

Previous Post

TANKAS Bakal Gelar Event Trail Adventure Jelajah Alam Ciater

Next Post

Korea Undang Pemkot Bandung Untuk Presentasi Sungai Cikapundung

Related Posts

TNI-POLRI

Perkuat Toleransi, Kapolres Demak Bangun Sinergi dengan Jemaat GKJ

7 November 2026
Ragam

Optimalkan Pemanfaatan Tanah, Plh. Dirjen PPTR: Manfaat Nyata untuk Masyarakat

7 November 2026
Ragam

Pemuda Berdampak: Satukan Gagasan, Bangun Gerakan Menuju Deklarasi Wilayah Kota Cilegon

7 November 2026
TNI-POLRI

Misa Ekaristi TNI-Polri di Polda Kaltim, Perkuat Iman dan Kebersamaan dalam Pengabdian

7 November 2026
TNI-POLRI

Kodim Ponorogo Gelar Do’a Syukur Peringati Hari Pahlawan 2026

7 November 2026
Ragam

Ekonomi Hijau Jadi Fokus Perencanaan Pembangunan Kalimantan Utara

7 November 2026
Next Post

Korea Undang Pemkot Bandung Untuk Presentasi Sungai Cikapundung

Please login to join discussion

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com © 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com © 2021