Politisi PKB ini lebih jauh menyebutkan, keputusan mengenai UMP ini diharapkan bisa diterima secara sabar oleh masyarakat. DPRD Jabar juga tidak bisa menyalahkan perusahaan yang tidak bisa menaikkan upah minimumnya, juga tidak bisa menyalahkan pemerintah atas keputusan tersebut.
“DPRD Jabar juga melihat secara faktual yang hari ini terjadi. Hotel tidak jalan, restoran juga tidak jalan, mobilisasi orang dan mobilisasi barang juga tidak jalan. Barangkali ini akibat pandemi, konsumsi juga menjadi kurang,” ujarnya.
Lebih lanjut disebutkannya, pabrik-pabrik juga masih dikatakan beruntung jika masih mempertahankan karyawannya. Dalam kondisi saat ini, yang terpenting adalah bertahan beroperasi. Sehingga setelah pandemi usai, UMP bisa kembali naik.
Bertahan juga sudah syukur sebenarnya. Jadi semua harus menyadari hal ini, bahwa ini musibah. Bukan ketidakberpihakan kepada masyarakat. Bukan tidak ada perhatian kepada masyarakat, tetapi bahwa ini musibah yang dialami oleh dunia, oleh semua umat di belahan dunia. Pungkasnya. @













