Para pemimpin negeri muslim saat ini justru tengah menjalin hubungan mesra dengan negara Israel seperti sikap yang ditunjukkan oleh Arab Saudi.
Maka yang dibutuhkan oleh rakyat Palestina saat ini adalah persatuan umat dalam upaya penegakkan sistem pemerintahan Islam. Kesatuan umat di bawah satu komando akan mampu mengusir penjajah Israel dari bumi Al-Quds.
Seperti yang terjadi di masa Khalifah Abdul Hamid II yang dengan tegas menolak upaya umat yahudi membeli wilayah Palestina, karena tanahnya adalah milik umat muslim. Dan hanya khalifah yang akan mampu menjadi perisai bagi umat. Hanya negara yang menerapkan islamlah yang mampu melindungi kaum muslimin dari setiap penindasan yang dilakukan kufar penjajah.
Negara akan memberlakukan aturan hingga sanksi tegas kepada kaum kafir yang terkategori memusuhi dan bahkan memerangi umat Islam (Harbi fi’lan). Kafir Harbi dapat diartikan sebagai orang musyrik dan ahli kitab yang boleh diperangi atau semua kaum kafir yang menampakkan permusuhan dan menyerang kaum muslimin.













