Luky menegaskan, hingga 16 Januari 2020, penerbitan sukuk negara telah mencapai Rp1.230,44 triliun dengan outstanding sebesar Rp738,37 triliun, melalui metode penerbitan dengan cara lelang, book building, maupun private placement.
Rektor mengucapkan terima kasih kepada Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR), Kemenkeu atas segala kepercayaan ini, “Hal ini menjadi contoh buat Satker lain di PTKIN, tetapi kita terus lebih efektif, efisien dalam penggunaannya supaya tepat sasaran,” tegasnya.
Diakuinya, melalui skema pembiayaan SBSN, UIN SGD Bandung menjadi salah satu tempat ekspose contoh pembangunan fasilitas pendidikan yang didanai APBN. Sebagai contoh perolehan nilai akreditasi A (unggul) dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), tertanggal 26 Maret 2019 dengan SK BAN-PT Nomor:125/SK/BAN-PT/Akreditasi/PT/III/2019 ini menjadi bukti atas kontrubusi SBSN dalam membiayai pembangunan gedung perkuliahan di Kampus II.













