“Benar ada warisan saldo Rp.1,7 milliar dari pengurus DKM terdahulu dan dapat dana hibah dari Pemkot Sukabumi Rp.400.000.000. Sekarang ini sisa saldo sekitar Rp.1,2 milliar lebih,” ujarnya.
Perlu diketahui, sejak terjadinya kasus Covid-19, pendapatan keropak terus menurun dari Rp.20.000.000 sekarang ini setiap Jum’atan menurun berkisar Rp.5.000.000 sampai dengan Rp.6.000.000 saja, sementara pengeluaran perbulannya tidak kurang dari Rp.40.000.000 sampai dengan Rp.60.000.000.
Yudi Permadi mengakui, kalau setiap Jum’atan hanya pendapatan minggu lalu yang diumumkan, sementara pengeluaran dan saldo tidak pernah diumumkan, ungkapnya. (Aki Yunus/Abah Hamzah).













