Rencananya terang Wahid, turnamen ini akan diberi nama Piala Wali Kota namun akhirnya diputuskan menjadi turnamen resmi PSSI.
“Ini menjadi bukti bahwa Wali Kota bukan hanya mendukung kegiatan olahraga lari, tetapi juga peduli pada perkembangan sepak bola di Kota Tasikmalaya,” ungkapnya.
Ia berharap penyelenggaraan turnamen ini bisa menjadi ajang silaturahmi dan mempererat kebersamaan antar warga, sekaligus menumbuhkan semangat berolahraga di Kota Tasikmalaya. (Suslia)
![{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["local"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"addons":1},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false}](https://bedanews.com/wp-content/uploads/2025/09/Picsart_25-09-20_19-37-12-315.jpg)












