Lembaga seperti kepolisian dan militer di Indonesia, meskipun sering kali ada kritik, tetap bisa berfungsi dengan baik dalam menjaga ketertiban. Misalnya, selama Pilpres 2019, mereka berhasil mencegah terjadinya kerusuhan yang lebih parah.
Di sisi lain, Mesir mengalami kerusuhan besar setelah revolusi 2011, yang menggulingkan Presiden Hosni Mubarak. Ketika presiden baru, Mohamed Morsi, terpilih, konflik politik antara kelompok Islamis dan militer justru semakin memperburuk keadaan. Ini mengarah pada kekacauan yang berkepanjangan, dengan banyak tindakan kekerasan terhadap para demonstran.
Kita juga tidak bisa melupakan pengalaman Reformasi 1998. Meski saat itu ada kerusuhan besar, terutama di Jakarta, setelahnya Indonesia berhasil membangun kembali sistem politiknya dengan lebih baik. Hal ini berbeda dengan Argentina, yang pada 2001 terjebak dalam kerusuhan akibat krisis ekonomi. Situasi di Argentina semakin memburuk ketika banyak presiden silih berganti dalam waktu yang sangat singkat karena ketidakstabilan.












