Diungkapkan Politisi PDIPerjuangan ini, Proses terakhir pemilihan investor ternyata gagal ketika PT Jabar Bersih lestari yang merupakan konsiorsium yang sahamnya dipegang PT Jasa Sarana, dengan PT Panghergar Itu wan prestasi hingga tidak jadi apa apa, jadi sampai hari ini nambo itu posisinya belum dibuat apa-apa. Tuturnya.
Informasi terakhir Yunandar menyebutkan. Perhari ini Jabar Bersih Lestari ini sahamnya 100 % dibeli oleh PT. Jasa Sarana. Dan akan memulai proses baru dengan KPBU, kerjasama dengan swasta. Ada beberapa yang sudah mengajukan penawaran dari Jerman dari China, untuk nambo ini.
Lebih lanjut disebutkan. Kemarin PT. JS melakukan presentasi di depan pansus, teknologi yang akan digunakan, yaitu teknologi yang memang sejak dulu telah didorong ke arah sana, kenapa karena ada pembelinya yaitu PT. Semen Cibinong bentuknya berupa briket, briket yang diolah dari sampah yang diolah menjadi bahan bakar untuk pabrik semen, tetapi ternyata itu hanya sanggup diserap 35 % dari total kapasitas sampah yag dihasilkan di Nambo, jadi pilihan kedua dijadikan kompos 30 persen dan sisanya menjadi residu yang akan dijadikan sanitary landfill, di sana itu konsep terbarunya, Cuma belum ada pemenangnya.













