Serangan dari oknum – oknum relawan ini cukup massif, mereka beranggapan mereka jaga Jokowi dari Menteri yang cari untung dari pandemi. “Semuanya kan harus di buktikan, secara data aja lab PCR milik Erwin Aksa sebanyak 40 an, sementara GSI cuma 5, kan aneh kok yang dikejar GSI saja sedangkan yang ikut gabung ke GSI kan yayasan yang bergerak di bidang sosial, jadi jangan paksa fitnah untuk menjadi kebenaran yang harus diterima masyarakat, saran saya copot saja relawan seperti itu dari jabatan Komisaris atau jabatan publik lainnya, karena cuma bikin gaduh saja, banyak kok relawan yang siap jadi penggantinya, pak Jokowi jangan kuatir,” ujar pengelola biro Tour dan Travel ini menutup pembicaraannya. (Red).











