Apresiasi turut disampaikan oleh perwakilan Dinas Pertanian dan Pangan Trenggalek, Sadriyati, S.P, M.Agr, yang hadir dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, pelatihan seperti ini selaras dengan program pemerintah daerah dalam memperluas praktik pertanian organik di kalangan petani Desa.
“Kami sangat mengapresiasi peran Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang telah menjadi motor penggerak pelatihan ini. Harapannya, kegiatan serupa bisa diperluas ke wilayah lain di Trenggalek,” ungkapnya.
Respon positif juga datang dari para anggota Poktan Loh Jinawi. Salah satu petani, Sutrisno, mengaku senang mendapat ilmu baru yang bisa langsung diterapkan di lahan pertaniannya.
“Sekarang kami tahu cara membuat pupuk sendiri dari bahan yang ada di sekitar rumah. Ini lebih hemat biaya dan hasil tanaman bisa lebih sehat,” katanya.










