Selama pelatihan berlangsung, para siswa tampak aktif mengikuti setiap instruksi. Mereka tidak hanya mendengarkan penjelasan, tetapi juga terlibat langsung dalam praktik berhitung bersama anggota TNI. Gelak tawa dan sorak semangat terdengar di dalam kelas, menandakan proses belajar berlangsung dengan penuh keceriaan.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa, sinergi antara institusi pertahanan dan dunia pendidikan dapat berjalan harmonis. TNI melalui aparat kewilayahan tidak hanya hadir dalam kondisi darurat, tetapi juga berperan dalam pembangunan sumber daya manusia sejak usia dini.
Kepala SDN 2 Karangan, Suyanto, M.Pd, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas dukungan TNI terhadap dunia pendidikan, khususnya dalam pembelajaran matematika. Ia menilai, kehadiran TNI mampu memberikan motivasi tambahan bagi para siswa sekaligus memperkaya metode pengajaran di sekolah.













