Metode yang diperkenalkan adalah Matematika Gampang, Asyik dan Menyenangkan atau dikenal dengan metode Gasing. Pendekatan ini menitikberatkan pada penguasaan konsep dasar aritmatika seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian secara bertahap. Para siswa diajak memahami angka bukan sebagai beban, melainkan sebagai permainan logika yang seru.
Danramil 0806-08/Karangan, Kapten Inf Samsul Hadi Purnomo menjelaskan bahwa, metode Gasing mengedepankan teknik berhitung cepat melalui mencongak, penggunaan jari tangan sebagai alat peraga, serta penggabungan unsur lagu dan permainan. Cara tersebut dinilai efektif untuk menghilangkan rasa takut siswa terhadap pelajaran matematika sejak dini.
Menurutnya, matematika sejatinya bukan mata pelajaran yang menakutkan apabila disampaikan dengan pendekatan yang tepat. Anak-anak memiliki rasa ingin tahu yang tinggi dan lebih mudah menyerap materi ketika proses belajar dikemas dalam suasana ceria dan menyenangkan. Pendekatan humanis menjadi kunci utama keberhasilan metode ini.













