TANDA 2: UANG PINJOL DIHABISKAN UNTUK JUDOL. ITU JUDI, BUKAN PRODUKTIF
Jujurlah pada diri sendiri. Terakhir kali pinjam, uangnya dipakai untuk apa?
PPATK menemukan pola: kelompok gaji Rp1 juta menghabiskan 72,9% penghasilannya untuk judol. Kelompok Rp2โ5 juta menghabiskan 35%.
Bahkan ada yang sengaja pinjam uang hanya untuk bayar โdepositโ judol karena tergiur ada bonus 100%.
Judol menjanjikan โbalik modal cepatโ.
Tapi bagaimana kalau kalah? Apakah harus pinjam lagi? Bagaimana kalau menang? Dipakai judol lagi?
Pinjol yang legal adalah untuk tujuan membantu usaha produktif yang ada hasilnya supaya kita bisa mengembalikan dengan angsuran dan bunganya.
Dana pinjol bukan dipakai untuk konsumtif, karena tingkat bunganya bukan bunga murah.













