“Indonesia dikenal dengan akhlak. Suriah dikenal dengan kedalaman ilmu. Bila akhlak dan ilmu bertemu, dunia Islam akan mendapat manfaat besar,” lanjutnya.
Selain itu, banyak pula kesamaan antara Suriah dan Indonesia yang didiskusikan. Terkait dengan akidah, sama-sama mengikuti Imam Abu Aasan Al-Asy’ari dan Abu Manshur Al-Maturidi. Suriah memiliki Imam Nawawi Ad-Dimasqi atau yang dikenal dengan Imam Nawawi Al-Kabir. Indonesia punya Syeikh Nawawi Al-Bantani Al-Jawi dikenal dengan Imam Nawawi Ash-Shogir.
“Saya pribadi mengagumi keilmuan ulama dari Damaskus, Suriah, yaitu Syeikh Ramadhan Al-Buthi dan banyak membaca serta mengkaji kitab-kitab karyanya,” kata KH. Ma’ruf Amin.
Menurut KH. Ma’ruf Amin, sangat penting ta’awun (kolaborasi kebaikan) antarnegara Muslim dalam pengembangan pendidikan, ilmu syariah dan kemanusiaan. Khususnya antara Indonesia dan Suriah. Sinergi antara Indonesia dan Suriah di bidang pendidikan agama, bahasa Arab dan pengkaderan ulama akan membawa dampak luas. Tidak hanya bagi kedua negara tetapi juga bagi dunia Islam secara global.













