Melalui keterangannya, Rabu (14/1), Juru Bicara Badan Gizi Nasional, Dian Fatwa, menyambut baik kunjungan dan tawaran kerja sama tersebut.
“Capaian MBG menunjukkan Indonesia mampu menjalankan program berskala masif dan kini menjadi lokasi studi banding. Kolaborasi dengan Jepang akan memperkuat kualitas serta keamanan pangan, sekaligus mempererat hubungan kedua negara,” ujarnya.
Kunjungan tersebut meninggalkan kesan mendalam bagi delegasi Jepang, yang tampak terharu melihat sambutan hormat para siswa dengan mencium tangan para delegasi serta keceriaan anak-anak saat menikmati MBG — sebuah penanda bahwa program ini diterima dengan baik oleh penerima manfaat.
Sementara Ketua delegasi JCCI, Hayashi Hiroto, menilai bahwa, petunjuk teknis dan standar operasional MBG di Indonesia telah memenuhi standar tinggi dan hampir setara dengan Jepang.












