Bandung, BEDAnews
Meskipun diakui ada kemajuan, tetapi selama lima tahun masa jabatan pasangan Gubernur Jabar Ahmad Heryawan – Dede Yusuf, target pencapaian Indek Pembangunan Manusia (IPM) ternyata tidak dapat terpenuhi. Pasangan Gubernur Jabar yang akan berakhir pada tanggal 13 April 2013 ini, tidak mampu memenuhi target untuk menaikan angka IPM Jawa Barat sebagaimana dijanjikan dalam visi-misi mereka yang ditetapkan menjadi Rencana Pembangunan Menengah Daerah (RPJMD) 2008-2013.
“Dari target RPJMD, pencapaian IPM itu tidak memenuhi target, karena dalam waktu lima tahun ini rata-rata kenaikan IPM hanya 0,5 point, sementara dalam RPJMD ditargetkan rata-rata naik 1 point lebih tiap tahunnya,” demikian dikatakan Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Jawa Barat, Sukmana, S.Pd., kepada Bedanews di ruang Ketua FPAN DPRD Jabar Jl. Diponegoro. 22 Bandung, Rabu (3/4).
Sector IPM yang tidak mampu mencapai target itu yaitu Sektor Pendidikan dan Daya Beli Masyarakat, kalau Kesehatan sudah cukup. Untuk pencapaian target itu perlu ada peningkatan kinerja yang lebih ekstra lagi, dan yang belum maksimal terutama masalah pengentasan kemiskinan, soal daya beli. Artinya penanggulangan masalah pengangguran masih belum optimal, tidak mengalami peningkatan yang signifikan, kata Sukmana.
Lebih lanjut dikatakan, untuk sector Infrastrukur peningkatan dari segi penganggaran, kepemimpinan HADE telah berhasil meningkatkan jalur Jabar bagian Selatan. Mulai dari Pelabuhan Ratu-Kab Sukabumi sampai Pangandaran-Kab Ciamis, kini jalurnya sudah tersambung dan kondisi jalan sudah cukup baik. Kondisi jalan yang sudah cukup baik ini, tentunya tinggal pemeliharaan saja, bila perlu ditingkatkan lagi, ujarnya.
Sukamana meminta pengembangan Jabar Selatan ini dilanjutkan untuk pengembangan ekonomi masyarakatnya yang harus mempunyai grand design, yang bisa menjaga masalah lingkungan, jangan Jabar Selatan dibuka sampai merusak lingkunga.
Sementara terkait dengan hasil kajian Pansus, kedepan Fraksi PAN memberikan beberapa catatan kepada Ahmad Heryawan selaku Gubernur terpilih priode 2013-2018, diantaranya, harus lebih mengabdikan diri kepada kepentingan dan kesejahteraan masyarakat Jawa Barat. Selain itu, janji politik selama kampenye, harus benar – benar dapat diwujudkan, seperti sector Pendidikan, sekolah Gratis sampai tingkat SLTA, jaminan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu. Jangan sampai ada persoalan masyarakat kurang mampu saat berobat di rumah sakit, ditolak karena tidak punya biaya, pungkasnya. (hermanto)











