Bandung, BEDAnews
Sebanyak 168 KK korban jebolnya tanggul Cikahuripan Cisolok Sukabumi Selasa 21 Mei lalu, sampai saat ini belum mendapat perhatian dari badan penanggulangan daerah Jawa Barat, demikian dikatakan anggota DPRD Jabar, Sukmana kepada Bedanews.com di DPRD Jabar Jl. Diponegoro Bandung, Kamis (23/5).
Banjir bandang akibat jebolnya tanggul tersebut, selain merusak infra struktur juga telah merugikan masyarakat yang tinggal di skitarnya. Dan sampai saat ini belum ada perbaikan tanggul, sehingga dikhawatirkan bila terjadi hujan besar, akan dapat mengakibatkan banjir lagi.
Sukmana juga menyatakan, pihak Dinas PSDA Jabar melalui dinas setempat telah beberapa kali dilapori oleh masyarakat yang khawatir akan jebolnya tanggul tersebut, tetapi tidak pernah ada tindakkan, sehingga berakibat jebolnya tanggul yang sangat merugikan masyarakat, ungkap Sukmana.











