Bandung, BEDAnews
Kinerja dinas pendidikan Jawa Barat dinilai mengalami penurunan, dilihat dari serapan pelaksanaan APBD Jabar TA 2013 sampai awal bulan Mei ini, seharusnya Dinas Pendidikan Jabar telah dapat menyerap anggaran dikisaran 25-30 persenan.
Hal itu dikatakan Sukmana, S.Pd., anggota Komisi E DPRD Jawat Barat kepada bedanews.com di ruang kerja Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional DPRD Jabar. Jl. Diponegoro Bandung, Kamis (23/5).
“Sampai awal Mei ini, serapan anggaran di dinas Pendidikan Jabar ini optimalnya sudah mencapai angka 25 hingga 30 Persenan, namun dari apa yang saya lihat di lapangan, daya serapan terhadap pelaksanaan anggaran APBD Jabar TA 2013 baru mencapai kisaran 4 sampai 5 persenan,” ungkap Sukmana.
Ditengarai anggota DPRD dari daerah pemilihan Sukabumi ini, rendahnya daya serapan anggaran APBD oleh Dinas Pendidikan Jawa Barat ini secara kinerja dan teknis, akibat terlalu berhati-hati. Ini diduga akibat dari permasalahan yang terjadi di salah satu bidang di dinas pendidikan Jabar, sehingga secara teknis orang tidak mau jadi panita lelang, PPATK dan jenisnya, ujar Sukmana.
Untuk itu pihaknya meminta agar Disdik Jabar untuk mempercepat proses tender dari yang ketertinggalan itu.
Sukamana juga menilai perlunya suatu penyegaran SDM di disdik Jabar terkait dengan kekhawatiran adanya traumatik akibat dari kasus-kasus yang terjadi, pungkasnya. (Hermanto)











