TRENGGALEK || Bedanews.com – Hujan dengan intensitas tinggi yang terus mengguyur wilayah Trenggalek dalam beberapa hari terakhir, mengakibatkan bencana pergeseran tanah dan ambrolnya plengsengan di RT 28 RW 05 Dusun Ngegong, Desa Jatiprahu, Kecamatan Karangan, Rabu (25/2/2026).
Derasnya arus Sungai Ngegong yang meluap dan menggerus pondasi talud menjadi pemicu utama longsornya konstruksi penahan tanah tersebut, sehingga memicu kekhawatiran warga sekitar yang bermukim di bantaran sungai.
Peristiwa ambrolnya plengsengan terjadi setelah hujan turun hampir tanpa jeda sejak awal pekan. Debit air Sungai Ngegong meningkat signifikan dan menghantam bagian bawah pondasi hingga tak mampu lagi menahan tekanan arus. Material tanah yang labil mempercepat proses pergeseran, menyebabkan talud sepanjang kurang lebih 10 meter runtuh dan terbawa arus.













