Menanggapi kejadian tersebut, Babinsa Jatiprahu, Serka Marsudi, anggota Koramil 0806-08/Karangan, jajaran Kodim 0806/Trenggalek, segera turun langsung ke lokasi untuk melakukan peninjauan dan pendataan. Kehadiran aparat kewilayahan di tengah masyarakat ini merupakan bentuk respons cepat guna memastikan kondisi keamanan warga sekaligus memetakan langkah penanganan awal.
“Akibat derasnya arus sungai, plengsengan ambrol sepanjang kurang lebih 10 meter. Pondasinya tergerus air sehingga tidak mampu menahan beban tanah di atasnya,” ujar Serka Marsudi saat di lokasi kejadian.
Ia menambahkan, meski tidak sampai menimbulkan korban jiwa, kerusakan tersebut berpotensi meluas apabila curah hujan tinggi masih terus berlangsung.
Selain melakukan peninjauan, Babinsa juga berkoordinasi dengan perangkat Desa dan warga setempat untuk meningkatkan kewaspadaan. Masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran sungai diminta agar lebih berhati-hati, terutama saat hujan turun dengan intensitas tinggi dalam durasi lama. Langkah antisipasi dini dinilai penting untuk meminimalkan risiko bencana susulan seperti longsor atau banjir.












