Sejumlah pihak menilai, jalan keluar dari polemik ini harus segera ditempuh. Salah satu opsi yang bisa dipertimbangkan adalah mengevaluasi posisi Raja Juli, bahkan jika perlu memberhentikannya untuk menjaga marwah pemerintahan. Alternatif lain, sang menteri diminta segera memberikan klarifikasi terbuka kepada publik agar isu ini tidak terus bergulir liar. Di sisi lain, Pemerintah juga didesak untuk memperkuat pedoman etik bagi pejabat publik, terutama dalam kaitannya dengan hubungan sosial bersama pihak yang sedang dalam proses hukum.
Kasus Raja Juli Antoni dan Azis Wellang, sejatinya bukan sekadar soal permainan domino. Ia berkembang menjadi simbol rapuhnya standar etika pejabat publik dan lemahnya sikap tegas pemerintah.
Kritik Muslim Arbi yang menuding Prabowo takut pada Jokowi memperlihatkan bahwa isu ini memiliki dimensi politik yang jauh lebih dalam. Publik kini menunggu langkah presiden: apakah ia akan berani menegakkan disiplin politik di lingkup kabinet, atau justru membiarkan noda ini menempel di tahun-tahun awal pemerintahannya. (Red).












