Dirinya juga memaparkan, polio adalah penyakit menular yang sangat berbahaya yang dapat menyebabkan kelumpuhan, kecacatan seumur hidup, atau kematian. Polio menular lewat air dan makanan yang terkontaminasi dengan tinja yang mengandung virus polio.
“Kami himbau, masyarakat untuk tidak panik. Namun harus tetap menerapkan hidup bersih dan sehat (PHBS). Tidak BAB sembarangan, cuci tangan sebelum makan, serta imunisasi polio, ini disediakan oleh pemerintah secara gratis,” imbuhnya.
Sementara itu, keterlibatan Babinsa, baik dalam melakukan sosialisasi maupun pendampingan imunisasi polio tersebut merupakan bukti nyata kepedulian TNI terhadap kesehatan anak, agar kelak menjadi generasi berkualitas, sehat dan kuat.
“Kami berharap seluruh balita yang ada di Desa Kalikuning usia 0 sampai 7 tahun semua mendapat imunisasi polio hingga 100 persen. Imunisasi polio sangat penting untuk mencegah kelumpuhan anak,” ungkap Sertu Dwi Widodo di lokasi. (Red).













