Reformasi internal yang dipimpin Ketua DPR dapat menjadi tonggak pemulihan kepercayaan publik terhadap parlemen. Transparansi dan inklusivitas dalam penyusunan kebijakan adalah jawaban nyata atas tuntutan masyarakat yang selama ini menghendaki perubahan substantif, bukan sekadar retorika.
Dasco juga menegaskan bahwa sebagian besar tuntutan 17+8 yang disuarakan mahasiswa, aktivis, dan influencer di media sosial akan dibahas bersama pimpinan fraksi. Sikap terbuka ini menunjukkan kesediaan DPR menyalurkan aspirasi rakyat ke dalam mekanisme institusional yang sah, sesuai prinsip demokrasi perwakilan.
Dengan demikian, langkah-langkah yang diambil Dasco—mulai dari permintaan maaf, penghentian tunjangan kontroversial, moratorium perjalanan dinas, hingga komitmen reformasi menyeluruh—menjadi bukti bahwa aspirasi rakyat sedang diwujudkan melalui tindakan nyata dalam koridor aturan dan konstitusi. Hal ini sekaligus memperlihatkan bahwa parlemen mampu menjawab kritik publik dengan langkah perbaikan yang konkret dan terukur. ***













