JAKARTA || Bedanews.com – Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Isma Yatun, menutup secara resmi pelatihan dasar (latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) BPK Golongan III Tahun 2025 di Jakarta, kemarin.
Dalam arahannya, Ketua BPK menekankan pentingnya integritas, terutama di era digital yang penuh tantangan.
Ketua BPK menyampaikan bahwa, integritas dan etika para pemeriksa generasi muda akan semakin diuji di era digital. BPK juga saat ini sudah memanfaatkan berbagai teknologi canggih seperti Big Data Analytics dan Artificial Intelligence (AI) untuk meningkatkan kualitas pemeriksaan.
Namun kemajuan teknologi ini juga membuka celah baru bagi pelanggaran. Pelanggaran etika bisa terjadi secara virtual, seperti manipulasi data, pembocoran informasi rahasia, atau penyalahgunaan wewenang. Oleh karena itu, komitmen terhadap etika tidak boleh goyah. Para CPNS diharapkan tidak hanya menjadi ahli dalam melakukan pemeriksaan keuangan, tetapi juga ahli dalam menjaga etika digital













